JUMAT perdana di Masjid Annur PT PLN (Persero) Rayon Tegal Timur menjadi awal dimulainya kegiatan ibadah. Aktivitas apa saja yang dilakukan di sana? Masjid tersebut dibangun dengan anggaran Rp1,54 miliar, harapannya menjadi pusat ibadah bagi masyarakat sekitar serta pengguna jalur Pantura yang melintas. Tidak heran jika Salat Jumat (3/2) lalu, Masjid Annur dipenuhi jamaah. Karena menjadi kegiatan perdana yang dilakukan.
Hal ini dibenarkan Manajer PT PLN (Persero) Rayon Tegal Timur, Mudji S. Menurutnya, Salat Jumat kali ini merupakan kali kedua sejak Masjid Annur diresmikan. Pihaknya mengaku bangga, sebab masyarakat dan karyawan memenuhi masjid. Sehingga pelaksanaan ibadah terasa lebih berkesan. "Tidak hanya itu. Banyak pengguna jalur Pantura sengaja berhenti, guna menjalankan ibadah sekaligus beristirahat."
Hal ini didukung dengan lahan parkir luas, dan lokasi istirahat yang mendukung. Otomatis bisa dimanfaatkan siapa saja yang kebetulan melintas. Pihaknya menggelar peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, Sabtu (4/2) malam lalu, melibatkan pengurus masjid serta mengundang warga sekitar.
"Ke depan kami berharap Masjid Annur yang menjadi kebanggaan, dapat digunakan mendukung berbagai syiar agama, sekaligus tempat ibadah bagi semua pihak. Baik masyarakat maupun pengguna jalur Pantura yang kebetulan lewat. Kami melakukan pembenahan, sehingga kehadiran Masjid Annur menjadi pusat syiar Islam,” iimbuhnya.
Hal senada dilontarakan Wahyu, warga sekitar yang senang dengan berdirinya masjid di lingkungan PLN Rayon Tegal Timur. Menurutnya, selain tempat ibadah bagi karyawan dan masyarakat, pengguna jalur Pantura bisa memanfaatkan fasilitas yang ada untuk beribadah, dan melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan. "Arsitektur Masjid Annur berbeda. Dapat menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga. Sudah lama kami menunggu masjid ini berdiri, dan sekarang penantian kami terjawab,” jelasnya. (*)

0 komentar:
Posting Komentar